Lengan penutup untuk penanganan material abrasif adalah aksesori pelindung khusus yang dirancang untuk melindungi lengan pekerja dari luka sayatan, goresan, dan iritasi yang disebabkan oleh material kasar atau tajam seperti pasir, kerikil, serpihan logam, dan puing-puing konstruksi. Lengan penutup ini dibuat dari bahan tahan lama seperti polypropylene diperkuat, kain berlapis PVC, atau polyethylene berdensitas tinggi (HDPE), memberikan ketahanan luar biasa terhadap robekan dan abrasi, serta mampu menahan kontak berulang dengan permukaan abrasif tanpa mengurangi perlindungan. Permukaan bahan seringkali memiliki tekstur atau perlakuan khusus untuk meningkatkan cengkeraman, mengurangi risiko alat atau material tergelincir saat digunakan. Fitur desain mencakup panjang lengan yang cukup (biasanya 40–60 cm) untuk melindungi dari pergelangan tangan hingga siku atau bahu, memastikan perlindungan seluruh lengan. Manset elastis pada kedua ujungnya membentuk segel yang aman, mencegah masuknya puing-puing sambil tetap memberikan fleksibilitas untuk gerakan seperti mengangkat, mengurut, atau mengoperasikan mesin. Beberapa model dilengkapi panel diperkuat pada bagian lengan bawah, yaitu area berisiko tinggi terhadap abrasi, untuk memperpanjang usia pakai produk. Lengan penutup ini ringan dan bernapas cukup untuk digunakan dalam waktu lama, mencegah panas berlebih selama tugas-tugas melelahkan. Umumnya lengan ini sekali pakai untuk aplikasi berisiko tinggi agar menghindari kontaminasi atau penggunaan ulang perlengkapan yang rusak, sedangkan varian yang dapat digunakan berulang kali dengan bahan yang dapat dicuci cocok untuk situasi berisiko rendah yang memerlukan penggunaan rutin. Kepatuhan terhadap standar seperti EN 388 (perlindungan terhadap risiko mekanis) memastikan bahwa lengan ini memenuhi kriteria kinerja terkait ketahanan terhadap abrasi dan sayatan. Dengan menggunakan lengan penutup ini, pekerja di bidang konstruksi, manufaktur, dan logistik dapat mengurangi risiko luka robek, infeksi, dan kerusakan kulit jangka panjang, meningkatkan keselamatan dan produktivitas dalam operasi penanganan material abrasif.