Gaun isolasi untuk cedera tambang dirancang sebagai pakaian pelindung yang kuat untuk melindungi para penambang dari bahaya tambahan setelah mengalami cedera dalam operasi penambangan bawah tanah atau permukaan, sekaligus mencegah kontaminasi luka oleh kotoran, puing-puing, atau zat berbahaya yang umum ditemukan di lingkungan pertambangan. Gaun ini dibuat dari bahan tahan lama dan tahan sobek seperti nilon atau campuran poliester berlapis, yang mampu bertahan dari kontak dengan benda tajam, permukaan kasar, serta bahan kimia seperti minyak, pelarut, atau logam berat yang umum ditemukan di tambang. Desainnya mengutamakan cakupan dan aksesibilitas: model panjang penuh dengan bukaan depan dan pengunci yang aman (misalnya tali Velcro atau kancing tekan) memungkinkan pemakaian dan pelepasan yang mudah, bahkan saat membantu pekerja cedera yang memiliki mobilitas terbatas. Jahitan yang diperkuat pada titik-titik kritis—seperti bahu dan sambungan—menjamin ketahanan selama transportasi atau prosedur medis darurat. Bahan ini umumnya tahan air untuk melindungi luka dari paparan air, lumpur, atau cairan lainnya, mengurangi risiko infeksi. Visibilitas menjadi fitur penting, dengan warna-warna cerah (misalnya oranye atau kuning) serta garis reflektif yang meningkatkan visibilitas pemakai di kondisi pencahayaan rendah di tambang, membantu identifikasi pekerja cedera dan memastikan keselamatan selama operasi penyelamatan. Kain gaun juga cukup bernapas untuk mencegah panas berlebihan, yang merupakan pertimbangan penting di lingkungan tambang dalam yang hangat dan lembap. Kepatuhan terhadap standar keselamatan mencakup kepatuhan terhadap EN 340 (Pakaian pelindung—Persyaratan umum) dan ANSI/ISEA 107 (Pakaian keselamatan berkepekaan tinggi), memastikan gaun memenuhi kriteria kinerja untuk kekuatan, visibilitas, dan ketahanan terhadap bahan kimia. Gaun ini seringkali dapat digunakan kembali, dengan bahan yang dirancang untuk bertahan dari pencucian industri agar mempertahankan sifat pelindungnya setelah beberapa kali pemakaian. Selain untuk isolasi cedera, gaun ini juga berfungsi sebagai penghalang terhadap bahaya sekunder, seperti paparan debu yang mengandung silika atau asbes, yang dapat memperburuk masalah pernapasan pada penambang yang cedera. Dengan menyediakan gaun khusus ini kepada tim penambangan, operasional pertambangan meningkatkan kemampuan respons darurat, mengurangi risiko infeksi atau komplikasi, serta menunjukkan komitmen terhadap keselamatan pekerja—hal yang sangat penting dalam industri dengan risiko cedera tinggi.